Posts

Saga Jantan dan Teologi Bencana

Image
 

GMM, Terdakwa dan Terbela

Image
  Komentar ini sudah tayang di Harian Singgalang, 28 Maret 2022.

Wacana Pluralisme antara Pemahaman Publik dan Pemikiran Akademik di Indonesia

Image
Adam Putra Shofwan dan Dior Eddy Pratomo, London, Agustus 2004 (Foto: Dok SK) Ms Syalabi dan Adam Putra Shofwan di Lantai 7 Perpustakaan Nasional Ismailiah-Alexandaria, Mesir, Juli 2004 (Foto: Dok SK) Wacana Pluralisme antara Pemahaman Publik dan Pemikiran Akademik di Indonesia1   Oleh Shofwan Karim2    I.Pendahuluan    Wacana (diskursus) pluralisme di Indonesia cukup kencang dan marak sejak beberapa dekade belakangan sampai saat ini (tulisan dibuat 2007) . Beberapa kelompok dan perorangan pakar Islam tentang pemikiran moderen Islam cukup gencar membicarakannya. Wacana itu berkembang dalam karya tulis, ceramah, diskusi dan seminar baik langsung maupun melalui media massa.  Para akademisi memperdebatkannya secara intensif dengan cara ilmiah dan dapat menambah wawasan ilmu dan akademik. Sejalan dengan itu, dalam sosialisasi pemikiran itu terpapar dan tertayangkan dalam media massa grafika, audio-visual dan elektronika yang diakses langsung oleh kalangan um...

Otonomi dan Perjuangan Pribumi Indian di Amerika

Image
  Harian Independen SINGGALANG (10): Otonomi dan Perjuangan Pribumi Indian Oleh Shofwan Karim, Ketua PWM Sumbar, International Visitor Leadership Program, 2005   Kanan ke kiri, Olga (Balaruz, Eropa Timur), Cathy (South Africa) Sabagala ( Uganda ),  Shofwan (Indonesia), Gillbert Sanchechez, Indian Amerika, Theo (Kamerun), Denis (Kamerun), Khalid (Palestine). Franklin Quijano, (Filipina) tak kelihatan. (Photo:  Franklin Quijano) .             Kemarin, Kamis (19/5/2005) kami berkunjung ke Komunitas Indigenous (Pribumi) Indian Amerika di Pueblo.  Komunitas berjarak 30 menit bermobil dari Santa Fe, ibukota New Mexico itu di hampari dataran tinggi gersang dengan flora seperti cemara yang tumbuh tidak merata.  Komunitas berpenduduk pada  awal abad ini (1904) hanya 92 orang itu kini sudah seribu orang. Pueblo  mendapat otonomi khusus dari negara. Pemimpin tertinggi, secara bersama mereka pilih...

Bedah Buku Shofwan Karim: Islam Sebagai Dasar Negara Dan 68 Tahun Meluki...

Image

Mentari Berkemajuan: Irman Gusman: Negara ini Terlalu Banyak Pemimpin, ...

Mentari Berkemajuan: Irman Gusman: Negara ini Terlalu Banyak Pemimpin, ... :   Irman Gusman: Negara ini Terlalu Banyak Pemimpin, Tapi Sedikit Kepemimpinan - Faham Indonesia Irman Gusman: Negara ini Terlalu Banyak Pemi...

Tour Marie-Claude 2019-2020

Image
https://www.youtube.com/watch?v=eyY9v4ENzcE&feature=youtu.be

Prof Azyumardi Azra minta Presiden US Biden, Pendekatan Berimbang untuk Palestina

Image
  Harapan pada Joe Biden Biden diharapkan dapat menjadikan AS sebagai penengah yang adil konflik Palestina. JAKARTA — Menurut sejumlah praktisi dan pengamat, harapan datang dari terpilihnya  Joe Biden  dan Kamala Harris sebagai presiden dan wakil presiden Amerika Serikat untuk periode mendatang. Biden diharapkan dapat menjadikan AS sebagai penengah yang adil untuk konflik di Palestina dan Israel. “Harapannya, AS dapat kembali mendukung solusi dua negara sehingga akhirnya rancangan perjanjian abad ini yang diusulkan Presiden Donald Trump tidak lagi relevan,” kata eks duta besar Republik Indonesia untuk Yordania, Andy Rachmianto saat sesi diskusi virtual yang diadakan oleh ICWA-ESAS untuk memperingati hari nasional Palestina, hari ini (15/11). Pendapat sama turut disampaikan oleh Prof Azyumardi Azra, eks rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah dalam sesi diskusi tersebut. “Kita tentunya berharap pada presiden AS yang baru terpilih. Kita berharap dia (Biden...

Tari RATOEH JAROE MtsN3 Jkt untuk International Festival Spanyol . Putri...

Image

Pidato Presiden di SU PBB New York 22 September 2020

Image
Pidato Presiden Republik Indonesia Y.M. Joko Widodo pada Sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa New York, 22 September 2020  Pidato Presiden Republik Indonesia Y.M. Joko Widodo Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa   Yang Mulia Presiden Majelis Umum PBB, Yang Mulia Sekretaris Jenderal PBB, Yang Mulia Para Pemimpin Negara-Negara Anggota PBB  Tahun ini genap 75 tahun usia PBB. 75 tahun yang lalu, PBB dibentuk agar perang besar, Perang Dunia kedua, tidak terulang kembali. 75 tahun yang lalu, PBB dibentuk agar dunia bisa lebih damai, stabil, dan sejahtera. Karena perang tidak akan menguntungkan siapapun. Tidak ada artinya sebuah kemenangan dirayakan di tengah kehancuran. Tidak ada artinya menjadi kekuatan ekonomi terbesar di tengah dunia yang tenggelam. Pimpinan Sidang yang terhormat, Di usia PBB yang ke-75 ini kita patut bertanya, apakah dunia yang kita impikan tersebut sudah tercapai? Saya kira jawaban kita sa...